Fungsi Utama dan Keunggulan
- Pengolahan Limbah Efektif: Menggunakan beberapa tahap filtrasi biologis (seperti media bioball dan disinfektan) untuk menguraikan limbah padat menjadi cairan yang tidak berbau dan tidak berwarna, sesuai dengan standar baku mutu air limbah domestik yang ditetapkan pemerintah.
- Ramah Lingkungan: Mencegah pencemaran air tanah karena sifatnya yang kedap air dan proses pengolahan limbahnya yang menyeluruh, berbeda dengan tangki konvensional yang rentan bocor.
- Minim Perawatan: Tidak perlu sering disedot atau dikuras secara rutin, yang menghemat biaya dan tenaga dalam jangka panjang. Interval pengurasan bisa mencapai lima hingga sepuluh tahun, tergantung penggunaan.
- Instalasi Praktis: Memiliki desain yang ringkas dan bobot yang relatif ringan, memudahkan proses pemasangan tanpa memerlukan alat berat atau sumur resapan yang luas.
Cara Kerja
Secara umum, proses kerja bio septic tank melibatkan beberapa tahapan:
- Sedimentasi: Limbah padat mengendap di bagian bawah tangki.
- Penguraian Biologis: Bakteri alami dan mikroorganisme pada media filter (seperti bioball atau MBBR media) menguraikan materi organik.
- Filtrasi: Air limbah yang sudah terurai disaring melalui media tambahan (seperti agacell atau filtronik) untuk menghilangkan zat padat tersisa.
- Disinfeksi: Tahap akhir di mana cairan limbah didisinfeksi untuk membunuh kuman dan bakteri berbahaya sebelum dikeluarkan dari tangki.
